Investasi Jabon pada dasarnya merupakan sebuah jenis investasi yang ditanamankan menjadi aset riil berupa pohon Jabon. Mengapa Investasi Jabon ini begitu menarik belakangan ini? Jelas, karena sudah selama 10 tahun belakangan ini, harga kayu terus meningkat tajam, disebabkan kebutuhan bahan baku kayu yang terus meningkat, dan semakin menipisnya ketersediaan yang ada dari Hutan Alam. Hingga akhirnya mendorong banyak orang untuk mulai melakukan Investasi Kayu Jabon.

www.timberestate.com

Latar Belakang Investasi Jabon di Timber Estate

Mari kita lihat sebuah rilis yang dikeluarkan oleh Food and Agricultural Organization (FAO) menyatakan, bahwa dalam setiap hitungan satu detik, hutan alam tropis hilang setara dengan luas satu lapangan bola. FAO juga mengestimasikan bahwa sekitar 13 juta hektar hutan alam di seluruh dunia hilang setiap tahun disebabkan deforestasi yang terus terjadi.

Kebutuhan kayu yang terus meningkat

Total konsumsi kayu pada tahun 2005 adalah 44,5 juta m3 (Road Map Revitalisasi Industri Kehutanan Indonesia Departemen Kehutanan, 2007) sedangkan total produksi kayu bulat Indonesia pada tahun 2005 adalah 24,19 juta m3 (Departemen Kehutanan (2006). Eksekutif, Data Strategis Kehutanan 2006).

Ekspor kayu bulat yang berasal dari hutan-hutan alam memang akan mendorong kerusakan hutan yang lebih cepat, tetapi jika penerapannya pada hutan-hutan tanaman baru (termasuk hutan rakyat), pembukaan kembali izin ekspor kayu bulat juga akan mendongkrak harga kayu Indonesia. Dengan demikian, investasi pada hutan rakyat akan semakin memberikan menguntungkan yang menjanjikan.

Harga kayu selama 10 tahun terakhir terus meningkat

Peningkatan populasi manusia yang terus mendorong peningkatan kebutuhan akan kayu, sedangkan disisi lain semakin berkurangnya jumlah luasan hutan sebagai pemasok kebutuhan akan kayu terus mendorong peningkatan harga kayu secara global.

Harga Kayu

Kesenjangan antara Supply dan Demand yang terjadi sebagai akibat konsumsi kayu untuk kebutuhan industri maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat cukup tinggi. Di Indonesia, menurut Suripto (2005) kebutuhan bahan baku kayu bulat pada saat ini setiap tahunnya mencapai kurang lebih 63 juta meter kubik. Sedangkan produksi kayu bulat dari hutan produksi adalah sekitar 22 juta meter kubik per tahun.

Keterbatasan untuk berinvestasi Jabon

Pada umumnya hambatan dalam memiliki dan mengembangkan hutan perkebunan, khususnya Investasi Pohon Jabon, Sengon dan Jati, adalah:

- Keterbatasan kepemilikan lahan;
- Kebutuhan modal finansial yang sangat besar;
- Tidak menguasai aspek manajemen hutan perkebunan dan budidayanya;
- Keterbatasan waktu oleh rutinitas utama.

Bagi sebagian orang yang memiliki lahan dengan luasan yang cukup, menanam Jabon tentunya tidak menjadi masalah yang sulit, tapi tidak bagi sebagian lainya yang tidak memiliki lahan atau memiliki lahan dengan luas yang sangat terbatas. Sangat sulit tentunya untuk dapat turut menikmati hasil dari investasi kayu Jabon. Oleh sebab itu, PT. ASA Forestry mencoba memberikan solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan yang cukup atau dikarenakan sebab lainnya, untuk dapat tetap turut berinvestasi Jabon dan menikmati hasil investasi kayu Jabon ini dengan tingkat yang optimal.

Bersama kami di TIMBER ESTATE, Anda dapat mendobrak kesenjangan tersebut. Anda tidak perlu memiliki lahan puluhan atau ratusan hektar, tanpa modal finansial yang besar, dan tidak perlu nengorbankan waktu untuk rutinitas Anda yang utama, Anda dapat memiliki hutan perkebunan dengan kualitas terbaik dan menghasilkan untung yang luar biasa.

Mengapa hutan perkebunan?

Karena ketersediaan bahan baku kayu komersial yang diambil dari Hutan Perkebunan adalah dari hasil penanaman yang dikhususkan untuk diambil hasil kayunya tanpa mengganggu proses ekosistem dan merusak yang sudah disediakan oleh alam.

Investasi Jabon, Sengon, dan Jati di Hutan Perkebunan Timber Estate

TIMBER ESTATE

Hutan perkebunan berbasis tanaman perkayuan industri, khususnya Pohon Jabon, Sengon dan Jati dengan sistem perawatan intensif dibawah pengelolaan profesional manajemen PT ASA Forestry bersama para Tenaga Ahli kehutanan dan perkebunan, memberikan solusi terbaik bagi Anda yang ingin merebut kesempatan menikmati keuntungan sebagai pengusaha hutan perkebunan kayu.

Bagaimana Keuntungannya Tercipta?

Simpel, pohon di Hutan Perkebunan Anda tumbuh tinggi dan terus membesar, begitupun uang yang Anda tanamkan

Apa yang membuat TIMBER ESTATE UNIK?

DIKELOLA SECARA SUPER INTENSIF oleh para Ahli dan Profesional di bidang Kehutanan
FLEKSIBEL disesuaikan dengan kondisi Anda
AMAN dan berkekuatan hukum yang jelas (Perjanjian Legal Notaris)
• Memiliki hak penuh dan keputusan selaku pemilik investasi pohon Jabon, Sengon, dan Jati
Tree by Tree Management & GIS, sebagai report dilengkapi dengan software intern dari ASA Forestry
JAMINAN KEAMANAN ANDA, Market Guarantee, Secondary Market, Buy Back
ETHICAL INVESTMENT (Profit-People-Planet), investasi Jabon, Sengon, dan Jati Anda di Timber Estate memberikan keuntungan (profit), membuka lapangan pekerjaan (people), dan membantu menahan laju perubahan iklim / global warming (planet)

Pemasaran Kayu

Hasil produksi kayu dari Investasi Jabon, Sengon, dan Jati milik Anda di TIMBER ESTATE ditujukan sebagai pasokan bahan baku industri kayu lapis (plywood), selain itu diharapkan mampu memenuhi spesifikasi standar kayu olahan bagi industri dalam skala yang lebih luas seperti palet dan enginerring wood product (EWP).

Pemasaran kayu dari Timber Estate dilakukan secara mandiri oleh ASA Timber yang merupakan bagian dari ASA Group, sehingga lebih menjamin kepastian dan kelayakan pemasaran kayu dari investasi Jabon, Sengon dan Jati Anda di Timber Estate. Industri perkayuan yang menjadi mitra dan afiliasi ASA Timber dalam rantai pemasaran kayu diantaranya SGS Group, dan BKL Group (industri kayu lapis dan finger joint skala nasional untuk kebutuhan ekspor).

Biaya Investasi Jabon

Seluruh biaya kepemilikan sesungguhnya sudah termasuk seluruh biaya operasional dalam pengelolaan unit Investasi Jabon, Sengon dan Jati Anda di Timber Estate selama daur pertumbuhan pohon Anda berlangsung (kecuali: Timber Estate - Asistensi & Supervisi), sejak penanaman hingga memasuki usia siap tebang.

Apa saja biaya yang sudah termasuk dalam biaya kepemilikannya?
► Hak kepemilikan pohon
► Persiapan lahan
► Bibit dan perlakukan penanaman
► Perawatan berkala, termasuk pemupukan
► Konservasi kawasan
► Biaya pengelolaan oleh Peneliti dan Tenaga Ahli dari Dephut
► Biaya Notaris (Tipe tertentu)

Biaya yang tidak termasuk biaya investasi
► Premi Asuransi
► Tumpangsari
► Fasilitas Tambahan
► Kegiatan non Operasional

Skema Investasi Jabon, Sengon dan Jati

Cash, Cash Tempo, Cicilan 12, 24, 36 bulan

Nilai Investasi Jabon

Investasi Jabon dengan tipe Timber Estate - Investasi (private ownership)

 

KENAPA HARUS POHON? Proses penambahan aset yang mengagumkan. Dari tahun ke tahun terus tumbuh, seakan mengabaikan segala yang terjadi diluar hutan, bahkan di seluruh dunia. Dimana pasar uang bisa naik dan turun, senang dan sedih, juga untung dan rugi. Tetapi pohon, adalah aset kekayaan Anda yang tidak bergeming dalam kondisi apapun. Pohon di hutan perkebunan Anda tetap tumbuh, bertambah tinggi dan semakin membesar. Tentunya ini menambah nilai kekayaan Anda.

 
ASA Group
ASA Profil
Benih & Bibit Super
Asistensi & Supervisi
Kerjasama Jabon
Investasi Jabon
Industri Perkayuan

ASA - Official Website
Site Index
Bookmark
Newsletter
Produk & Layanan Utama
Benih Jabon
Bibit Jabon Sosis
Bibit Jabon
Jabon Merah/Samama
Jasa Penanaman
Manajemen Perkebunan

Event & Community
CSR
Pelatihan
Karir di ASA

Layanan & Order

082 111 877 799
081 563 601 999
0265 328679


asaforestry

rpsidiq

gusmub999


21E0037E
321BE9CC